← Semua artikel

BRIN Kembangkan Radar yang Mampu Memantau Detak Jantung Tanpa Sentuhan

Blogging

BRIN Kembangkan Radar yang Mampu Memantau Detak Jantung Tanpa Sentuhan

Aplikita.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terus mengembangkan berbagai inovasi di bidang kesehatan. Salah satu teknologi terbaru yang sedang dikembangkan adalah sistem radar yang mampu memantau detak jantung dan laju pernapasan manusia tanpa harus menyentuh tubuh secara langsung.

Teknologi ini memanfaatkan radar gelombang milimeter yang dapat mendeteksi gerakan sangat kecil pada permukaan dada akibat aktivitas jantung dan pernapasan. Dengan pendekatan tersebut, proses pemantauan tanda-tanda vital dapat dilakukan dari jarak tertentu tanpa memerlukan sensor yang ditempelkan pada kulit.

Cara Kerja Teknologi Radar

Berbeda dengan alat pengukur detak jantung konvensional yang menggunakan elektroda atau sensor fisik, radar ini memancarkan gelombang elektromagnetik ke arah tubuh. Gelombang yang dipantulkan kembali kemudian dianalisis untuk menangkap perubahan posisi dada yang sangat kecil ketika seseorang bernapas maupun saat jantung berdetak.

Melalui pemrosesan sinyal menggunakan algoritma khusus, sistem mampu memisahkan sinyal pernapasan dan detak jantung sehingga menghasilkan informasi kondisi vital seseorang secara real time.

Dapat Memantau Beberapa Orang Sekaligus

Salah satu keunggulan teknologi yang dikembangkan BRIN adalah kemampuannya memantau lebih dari satu orang dalam waktu yang bersamaan. Hal ini membuka peluang penerapan pada ruang perawatan rumah sakit, fasilitas kesehatan, maupun lokasi yang membutuhkan pemantauan kondisi pasien secara terus-menerus.

Selain mengurangi kebutuhan kontak fisik, teknologi ini juga berpotensi meningkatkan efisiensi tenaga medis dalam memonitor pasien.

Berpotensi Digunakan di Berbagai Bidang

Radar pemantau detak jantung tanpa sentuhan memiliki berbagai potensi penerapan, di antaranya:

  • Pemantauan pasien di rumah sakit.
  • Monitoring lansia di rumah atau panti perawatan.
  • Observasi bayi tanpa mengganggu waktu istirahatnya.
  • Pemantauan pasien penyakit menular dengan meminimalkan kontak langsung.
  • Sistem kesehatan jarak jauh (remote healthcare).

Dengan kemampuan bekerja tanpa sensor yang menempel pada tubuh, teknologi ini juga dapat meningkatkan kenyamanan pasien, terutama bagi mereka yang memerlukan pemantauan dalam waktu lama.

Masih Dalam Tahap Pengembangan

Meski menunjukkan hasil yang menjanjikan, teknologi radar non-kontak ini masih terus disempurnakan. Tim peneliti BRIN masih melakukan pengembangan pada aspek akurasi deteksi, pengolahan sinyal, serta kemampuan sistem agar dapat bekerja secara optimal pada berbagai kondisi lingkungan dan jenis pasien.

Ke depan, inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pendukung layanan kesehatan modern di Indonesia, sekaligus memperluas pemanfaatan teknologi radar di luar bidang navigasi dan telekomunikasi menuju aplikasi medis yang lebih canggih.

Diterbitkan 2026-07-29 06:29:11