← Semua artikel

Kenapa TV, Charger, dan Perangkat Lain Tetap Menggunakan Listrik Saat Tidak Digunakan?

Artikel

Kenapa TV, Charger, dan Perangkat Lain Tetap Menggunakan Listrik Saat Tidak Digunakan?

Aplikita.com - Pernahkah Anda memperhatikan bahwa lampu indikator pada TV, speaker, atau set top box tetap menyala meskipun perangkat tersebut sudah dimatikan? Atau charger ponsel yang terasa sedikit hangat walaupun tidak sedang mengisi daya?

Hal tersebut terjadi karena banyak perangkat elektronik modern tidak benar-benar berhenti menggunakan listrik ketika dimatikan. Sebagian tetap mengonsumsi daya dalam jumlah kecil agar beberapa fungsi tertentu tetap aktif.

Konsumsi listrik ini dikenal sebagai standby power, vampire power, atau phantom load.

Apa Itu Standby Power?

Standby power adalah listrik yang tetap digunakan perangkat elektronik ketika berada dalam kondisi siaga (standby), bukan benar-benar mati.

Saat Anda menekan tombol Power pada remote TV, misalnya, yang terjadi biasanya bukan memutus seluruh aliran listrik. Sebagian rangkaian elektronik tetap aktif agar TV dapat langsung menyala kembali saat menerima sinyal dari remote.

Karena itu, perangkat masih membutuhkan sedikit energi meskipun terlihat tidak digunakan.

Mengapa Perangkat Tidak Benar-Benar Mati?

Pada banyak perangkat modern, terdapat komponen yang harus tetap bekerja agar berbagai fitur tetap tersedia.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Sensor penerima sinyal remote inframerah.
  • Modul Wi-Fi atau Bluetooth.
  • Jam internal (real-time clock).
  • Memori untuk menyimpan pengaturan sementara.
  • Sistem yang menunggu tombol power ditekan.

Jika seluruh rangkaian dimatikan, perangkat memerlukan waktu lebih lama untuk melakukan proses startup setiap kali dinyalakan.

Contoh Perangkat yang Tetap Menggunakan Listrik

Berikut beberapa perangkat yang umum tetap mengonsumsi daya saat tidak digunakan:

  • TV LED atau Smart TV.
  • Set top box televisi digital.
  • Konsol game.
  • Speaker aktif.
  • Soundbar.
  • Printer.
  • Monitor komputer.
  • Charger ponsel yang masih terhubung ke stop kontak.
  • Router dan modem internet.
  • Microwave dengan layar jam digital.

Besarnya konsumsi listrik berbeda-beda, mulai dari kurang dari 1 watt hingga beberapa watt tergantung desain perangkat.

Apakah Charger Tetap Menggunakan Listrik?

Ya, tetapi biasanya sangat kecil.

Saat charger masih terhubung ke stop kontak tanpa mengisi daya, komponen di dalam adaptor tetap bekerja untuk menghasilkan tegangan siap pakai.

Karena tidak ada beban yang terhubung, konsumsi listriknya sangat rendah, bahkan pada charger modern sering kali kurang dari 0,1 watt.

Walaupun kecil, konsumsi tersebut tetap ada.

Mengapa Lampu Indikator Tetap Menyala?

Lampu indikator membutuhkan energi listrik agar tetap menyala.

Selain sebagai penanda bahwa perangkat masih terhubung ke listrik, lampu ini juga menunjukkan bahwa sistem standby masih aktif dan siap menerima perintah.

Pada Smart TV, kondisi standby juga memungkinkan perangkat melakukan pembaruan sistem atau menerima perintah melalui jaringan internet.

Apakah Konsumsi Ini Besar?

Untuk satu perangkat, biasanya tidak terlalu besar.

Sebagai gambaran:

  • 0,5 watt selama 24 jam menghabiskan sekitar 0,012 kWh per hari.
  • Dalam satu bulan menjadi sekitar 0,36 kWh.

Namun jika di rumah terdapat banyak perangkat yang selalu berada dalam mode standby, total konsumsi listriknya bisa menjadi lebih terasa.

Misalnya terdapat:

  • TV
  • Set top box
  • Konsol game
  • Speaker aktif
  • Dua charger
  • Printer
  • Microwave
  • Monitor

Jika masing-masing rata-rata menggunakan 1 watt saat standby, totalnya sekitar 8 watt yang digunakan terus-menerus selama 24 jam.

Apakah Perlu Dicabut dari Stop Kontak?

Tidak selalu.

Untuk perangkat yang memang harus selalu aktif, seperti:

  • Router internet.
  • Modem.
  • Sistem keamanan rumah.

Tentunya tidak perlu dicabut.

Namun untuk perangkat yang jarang digunakan, mencabut steker atau menggunakan stop kontak yang memiliki sakelar dapat membantu mengurangi konsumsi listrik sekaligus memberikan perlindungan tambahan saat terjadi lonjakan tegangan.

Apakah Perangkat Modern Lebih Hemat?

Ya.

Banyak negara kini memiliki standar efisiensi energi yang membatasi konsumsi daya saat standby.

Bahkan pada beberapa perangkat terbaru, konsumsi standby dapat berada di bawah 0,5 watt, jauh lebih rendah dibandingkan perangkat elektronik lama yang bisa mengonsumsi beberapa watt meskipun sedang tidak digunakan.

Kesimpulan

Sebagian besar perangkat elektronik modern tetap menggunakan sedikit listrik meskipun terlihat sudah dimatikan karena masih menjalankan fungsi standby, seperti menunggu sinyal remote, menjaga koneksi jaringan, menyimpan pengaturan, atau mengaktifkan jam internal.

Konsumsi daya ini umumnya sangat kecil untuk satu perangkat, tetapi jika dikalikan dengan banyak perangkat yang aktif sepanjang waktu, jumlahnya dapat memberikan tambahan pada penggunaan listrik rumah tangga. Menggunakan stop kontak bersakelar atau mencabut perangkat yang jarang dipakai bisa menjadi cara sederhana untuk menghemat energi dalam jangka panjang.

Diterbitkan 2026-06-28 22:36:21